Benarkah Separator Warna-warni Di Jakarta Menyalahi Aturan?

Separator Jalanan

Benarkah Separator Warna-warni Di Jakarta Menyalahi Aturan?- Menjadi tuan rumah ajang bergengsi Asean Games 2018 tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Banyak hal yang sudah mulai dibenahi baik dari segi keindahan jalan, ketertiban lalu lintas, mau pun hal lainnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah separator di jalanan Jakarta yang di cat dengan warna yang tidak biasa. Kabarnya, untuk mempercantik jalanan di Jakarta, separtor jalanan di cat warna-warni.

Namun, separator jalanan yang biasanya di cat warna merah dan putih, kemudian di ubah menjadi warna-warni membuat sebagian pihak khawatir. Mengapa demikian? Menurut Sony, pakar safety driving dari Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI), dengan adanya perubahan warna pada separator jalanan dikhawatirkan menimbulkan potensi kecelakaan. Pasalnya, pemilihan warna hitam dan putih pada separator jalanan bukan tanpa alasan.

Separator JalananSony juga menambahkan, warna hitam dan putih pada separator jalanan digunakan karena warnanya yang kontras dan jelas. Adanya warna ini membuat pengendara lebih fokus ketika mengendarai jika dilihat dari segi psikologinya. Berbeda dengan separator jalanan yang kini berubah menjadi warna-warni, dikhawatirkan pengendara akan hilang fokus, sehingga mudah terjadi kecelakaan. Jika potensi kecelakaan meningkat, pihak kepentingan yang menjabat tentu bisa saja digugat karena menyetujui perubahan warna tersebut.

Lalu, Benarkah Separator Warna-warni Di Jakarta Menyalahi Aturan?

Menurut Sigita Wjatmiko, selaku Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan, separator warna-warni yang berada di jalanan Jakarta sama sekali tidak menyalahi aturan. Sebab dalam Permenhub 67 tahun 2018 yang merupakan pengganti PM 34 tahun 2014 tidak ditetapkan spesifikasi untuk warna separator.

Sigit juga menambahkan, adanya perubahan warna pada separator jalanan menjadi warna-warni mungkin hanya apresiasi dari masyarakat menyambut Asean Games. Tujuannya tidak lain untuk mempercantik jalanan saja.

Menurut Atyanto Busono, selaku Direktur Preservasi Bina Marga pun berpendapat bahwa warna-warni pada separator jalanan memang hanya untuk mempecantik saja. Namun, karena separator jalanan juga berfungsi sebagai penunjuk jalan, masalah warna harus berkonsultasi dengan Dirjen Hubdar. Tujuannya tidak lain agar tidak membahayakan para pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Wah, menarik ya kalau dilihat warna-warni separator jalanannya. Menurut OtoFreakers sendiri bagaimana? Berpengaruh atau tidak pada fokus mnegendari karena adanya perubahan warna pada separator jalanan di Jakarta? Untuk melihat informasi lainnya, silakan klik di sini!