Etika Membunyikan Klakson di Jalan Raya

Etika Membunyikan Klakson di Jalan Raya- Membunyikan klakson saat berkendara memang diperlukan sebagai bentuk komunikasi satu pengendara dengan yang lainnya. Selain itu, pembunyian klakson juga dapat dijadikan sebagai tanda darurat atau tanda peringatan lainnya. Sebagai komponen penting yang harus ada pada kendaraan, bukan berarti pengendara bisa sembarangan membunyikannya.

Pasalnya, banyak orang yang membunyikan klakson sembarangan saat berkendara, sehingga banyak orang yang ikut kesal mendengarnya. Seperti contohnya ketika lampu merah banyak orang yang membunyikan klakson, tentu saja itu mengganggu pengendara lainnya. Saat jalanan macet pun banyak yang membunyikan klakson, sehingga membuat suasana semakin panas.

OtoFreakers harus tahu, membunyikan klakson pun ada etika (aturannya). Berikut kami ingatkan etika dalam membunyikan klakson saat berkendara.

1. Ada Aturan Tertulis yang Mengaturnya

Membunyikan klakson saat berkendara nyatanya sudah diatur dalam PP (Peraturan Pemerintah) yang mengatur secara jelas yang tidak boleh dilanggar. Aturan pembunyian klakson harus dituruti oleh para pengendara. Selain itu juga pengendara tidak bisa sembarangan mengganti klakson dengan bunyi yang keras atu sesuka hati.

Aturan resmi itu diatur dalam PP Nomor 55 tahun 2012 pasal 69, yang berbunyi: “Agar tidak menimbulkan polusi suara dan diterima dengan bagus oleh indera dengar manusia, kekuatan bunyinya pun harus sesuai dengan aturan yakni paling rendah 83 desibel dan paling tinggi 118 desibel,”.

Pemerintah juga berharap agar para pengendara tetap mematuhi aturan yang telah dibuat demi menjaga kenyamanan berkendara bersama.

2. Bunyi Klakson Memiliki Arti

OtoFreakers tentu sudah banyak yang tahu arti dari beberapa bunyi kalkson, tapi masih banyak pula orang yang belum terlalu mengerti arti dari bunyi klakson. Contohnya adalah ketika ada yang membunyikan klakson sekali, itu artinya adalah sebuah sapaan. Berbeda lagi jika dua kali membunyikan klakson, artinya ada pengendara lain yang sedang meminta perhatiat atau panggilan. Bisa juga diartikan sebagai ungkapan terimakasih telah membiarkan menyalip kendaraan tersebut.

Jadi, OtoFreakers harus hati-hati dalam membunyikan klakson, jangan sampai sembarangan membunyikan klakson karena bisa saja memancing emosi pengendara lain. Jadi, tetap perhatikan etika membunyikan klakson ya OtoFreakers!

Untuk informasi lainnya, silakan klik di sini!