Mesin Parkir Meter di Jakarta Dicabut

terminal parkir

Mesin Parkir Meter di Jakarta Dicabut – Sejak 4 Desember 2017 lalu, kontrak kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan operator sistem parkir meter telah berakhir. Berakhirnya kerja sama tersebut pun membuat mesin-mesin parkir meter yang sudah terpatri harus segera ditarik.

baca juga: Penjualan Motor Honda Menurun, Ini Alasannya!

Mesin Parkir Meter di Jakarta Dicabut

terminal parkirSigit Widjatmoko  selaku Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan keterangan bahwa pihaknya sudah meminta PT Mata Elang Biru selaku operator untuk segera menarik Terminal Parkir Elektronik. Kontrak kerja sama antara Pemprov DKI dan PT Mata Elang Biru telah berlangsung selama tiga tahun, terhitung sejak 2014 silam.

Selama berlangsungnya kerja sama tersebut, PT Mata Elang Biru memasang mesin-mesin parkir meter miliknya di beberapa lokasi di Jakarta, seperti di Jalan Sabang, Jakarta Pusat; Jalan Falatehan, Jakarta Selatan; dan Jalan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara.

baca juga: Dampak Cuaca Panas Pada Komponen Mobil

Sigit menambahkan bahwa Pemprov DKI tidak dapat langsung memperpanjang kerja sama. Karena harus melalui proses tender.

Dalam waktu dekat, Pemprov DKI akan mengadakan kembali tender yang boleh diikuti oleh semua perusahaan pengelola parkir, termasuk Mata Elang Biru. Diharapkan pada Januari 2018 nanti, pemenang tender sudah diputuskan dan menjadi operator baru perparkiran di Jakarta.

Selama proses tender ini berlangsung, sistem parkir untuk sementara akan kembali ke sistem lama. Yakni dengan pembayaran tunai.

Sigit belum dapat memastikan apakah nantinya Pemprov DKI mengganti parkir meter dengan aplikasi Juru Parkir. Sistem parkir yang diperkenalkan oleh aplikasi Juru Parkir agak berbeda dengan parkir meter. Pasalnya, semua tergantung dari hasil tender yang akan segera dilaksanakan.

Jadi, gimana nih sobat freakers, lebih nyaman pakai yang bayar tunai atau otomatis? Jangan lupa tinggalin komentar ya…

artikel terkait: Cara Mudah dan Murah Menghilangkan Baret Mobil

6 pemikiran di “Mesin Parkir Meter di Jakarta Dicabut”

Tinggalkan sebuah komentar