Perbedaan Daihatsu Xenia Mi, Xi, dan Li

Daihatsu Xenia Mi

Siapa yang tidak pernah melihat atau menaiki mobil Daihatsu Xenia? Menjadi salah satu mobil keluarga favorit di Indonesia menjadikannya “Mobil sejuta Umat” yang paling banyak ditemui. Disebut-sebut sebagai saingan mobil Toyota Avanza ini memiliki tiga varian yang berbeda. Tiga Varian tersebut adalah Daihatsu Xenia Mi, Xi, dan Li.

Lalu,apa perbedaan dari Daihatsu Xenia Mi, Xi, dan Li? Berikut akan kami berikan review singkatnya.

1. Daihatsu Xenia Tipe Mi

Pada tipe Mi merupakan tipe terendahatau standard dari Daihatsu Xenia. Meskipun bisa dibilang tipe standar, tapi sudah dilengkapi dengan mesin 1000cc 3 silinder. Untuk steeringnya sendiri masih belum menggunakan power steering.

Berbeda lagi dengan Daihatsu Xenia Mi Plus yang fitunya sudah dilengkapi dengan Velg kaleng dope single Dinamo. Sama-sama merupakan tipe terendah namun OtoFeakers sudah bisa menikmati radio ataupun Tape dan sudah memiliki central lock.

Wah, terkesan jadul sekali ya OtoFreakers!

2. Daihatsu Xenia Tipe Xi

Pada tipe selanjutnya, yaitu tipe Xi terlihat perbedaan dari fiturnya yang lebih lengkap. Seperti adanya power steering dan dibekali mesin 1300cc. Pada transmisinya ditawarkan dengan 2 pilihan, yaitu manual dan matic. Jadi, jika OtoFreakers pengguna mobil matic tidak perlu khawatir karena sudah ada pada Xenia Tipe Xi.

Berbeda lagi dengan Daihatsu Xenia Tipe Xi Plus yang telah dilengkapi dengan velg 14 inci, Grille berlapis krom dan juga telah dilengkapi dengan sistem remote alarm. Kemudian pada varian Deluxenya telah terdapat berbagai fitur hiburan yang lebih lengkap seperti CD Player, sensor parking, dan power windows.

Untuk Daihatsu Xenia Xi Family fitur kelengkapannya sama dengan tipe plus, hanya terdapat tambahan tanduk depan dan spoiler. Selain itu juga pegangan pintu yang telah di krom membuatnya terlihat lebih efisien.

Tipe selanjutnya dari Xenia Xi adalah sporty. Pada dasarnya fiturnya sama dengan varian Daihatsu Xenia Xi Familiy. Perbedaannya yaitu adanya tambahan tanduk belakang serta roof rail yang membuatnya terlihat lebih sporty,

Yang terakhir yaitu Daihatsu Xenia tipe Xi A/T yang tentunya telah dilengkapi dengan fitur lebih canggih dari varian-varian sebelumnya. Fitur seperti pengatur spion elektrik dan Grille yang berwarna krom menjadikannya terlihat lebih modern.

Wah, banyak juga varian dari Tipe Xi ya OtoFreakers. Jadi OtoFreakers bisa lebih mudah memilih sesuai dengan selera OtoFreakers.

3. Daihatsu Xenia Tipe Li

Untuk Daihatsu Tipe Li sudah dilengkapi dengan fitur yang lebih lengkap tentunya, hampir sama dengan tipe Mi. Sama-sama telah dilengkapi dengan power steering membuatnya terlihat lebih kekinian tentunya.

Pada varian Xenia Li Plus, hampir sama dengan Xenia Mi Plus, hanya saja velg racing yang terdapat pada Li berukuran 13 inci. Kemudian, untuk varian lainnya seperti Deluxe, Sporty, Family, maupun A/T bisa dikatakan sama denganDaihatsu Xenia Tipe Mi.

Jadi, OtoFreakers tetap bisa memilih varian dari Daihatsu Xenia Li dengan bebas ya.

Gambar Daihatsu Xenia Tipe Mi, Xi, dan Li

Daihatsu Xenia Li Daihatsu Xenia Mi Daihatsu Xenia Xi

Perbedaan Daihatsu Xenia dengan Toyota Avanza

Perbedaan yang paling mencolok pada Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza adalah blower pada mobil. Pada Daihatsu Xenia hanya dibekali single blower dan pada Toyota Avanza sudah dilengkapi Double Blower, kecuali pada Avanza Tipe E yang masih single blower. Jika OtoFreakers ingin memasangkan double blower pada Daihatsu Xenia tidak masalah. Hanya saja lebih baik jangan memasang double blower pada Daihatsu Xenia yang masih bermesin 1000cc karena akan berpengaruh pada kinerja mesin nantinya.

Karena adanya kekurangan pada Varian Xenia, OtoFreakers tidak perlu khawatir karena sudah ada All New Xenia yang tentunya telah dilengkapi fitur yang jauh lebih baik.

Kelemahan Daihatsu Xenia

Kinerja mesin yang berkapasitas 1000cc, khususnya yang memiliki kode EJ-VE sering mengalami “ndut-ndutan”. Ndut-ndutan tersebut terjadi ketika sedang melakukan pergantian gigi rendah, yaitu gigi 1 dan gigi 2.
Ketika melewati jalanan berlubang dan polisi tidur, kinerja kaki-kaki atau suspensi pada mobil kurang maksimal. Sehingga OtoFreakers akan merasa kurang nyaman saat berkendara di jalanan yang tidak rata. Bahkan ketika sedang melaju dengan kecepatan tinggi, mobil akan limbung atau “body roll” sehingga membuat yang di dalam mobil merasa kurang nyaman.
Ketika melaju dengan kecepatan tinggi, OtoFreakers akan mendengan suara berisik pada kabin yang bersumber pada mesin 3 silindernya. Hal ini tentu akan membuat OtoFreakers merasa kurang nyaman saat berkendara.
Starring Rack masih sering bermasalah, terutama pada bagian EPS nya (Electronic Power Steering).

Baca juga Daihatsu Xenia Terbaru 2019