Renault Symbioz, Representasi Mobilitas Masa Depan

Renault Symbioz

Renault Symbioz, Representasi Mobilitas Masa Depan – Setelah meluncurkan Symbioz-concept nya di Frankfurt Motor Show September lalu, Renault kini memberi kesempatan kepada para wartawan untuk masuk ke dalam prototipe yang aslinya dan mengijinkannya untuk di-test drive. Menurut Renault, ini adalah prototipe rolling pertama yang dirancang sebagai mobil otonom, padahal Renault menyiapkan mobil otonom untuk tahun 2023.

baca juga: Uniknya Supercar Culture di Jepang

Renault Symbioz, Representasi Mobilitas Masa Depan

Renault SymbiozSelain menampilkan kemampuan mengemudi otonom Level 4, dengan kata lain Anda dapat mengalihkan konsentrasi anda dari jalanan. Symbioz juga merupakan kendaraan dengan emisi nol, yang didukung oleh dua motor listrik, dan terhubung sepenuhnya.

Dua motor listrik penggerak itu ada di poros belakang, dan bekerja sama dengan sistem kemudi all-wheel Renault. Sehingga, menawarkan dinamika yang lebih baik di jalanan. Dari segi spesifikasi, prototipe tersebut menghasilkan torsi 360 kW (489 PS) dan 550 Nm (405 lb-ft). Walaupun daya maksimumnya adalah 500 kW (680 PS) dan 660 Nm (486 lb-ft) dari torsi. Hasil dari dayanya, yakni 0-100 km/jam dalam waktu 6 detik.

Sementara, prototipe ini menggunakan baterai 72kWh, perancangnya sendiri menyatakan bahwa mobil ini bisa menampung baterai berkapasitas hingga 100kWh. Sedangkan untuk durasi pengisiannya, Anda bisa mengisi hingga 80% dalam waktu kurang dari setengah jam.

Bicara soal dimensi, Symbioz berukuran 4,92 m x 1,92 m x 1,44 m, dengan jarak sumbu roda 3,07 meter. Terbilang cukup besar, ditambah dengan stylingnya (bagian atasnya yang banyak mengkilap), lampu ini akan membiarkan cahaya masuk ke kabin sambil mengoptimalkan visibilitas eksteriornya.

Berbicara tentang styling, eksteriornya memiliki beragam fitur aerodinamika, seperti vertical air intake, side wind deflectors dan roof spoiler. Beralih ke bagian bawahnya, Anda akan menemukan Lidars tersembunyi di lampu depan depan dan bumper belakang, radar dan sensor ultrasound di belakang bodywork serta kamera depan, kamera belakang dan kamera lateral yang tersembunyi di gagang pintu.

Interior Renault Symbioz

Interior Renault SymbiozSeluruh tata letak kabin mobil Symbioz dapat berubah secara otomatis sesuai dengan driving mode yang Anda pilih. Pada mode AD, roda kemudi dan dasbor bergerak mundur 12 cm. Sedangkan, saat Dynamic mode pengemudi akan disuguhkan “bucket seat feel” saat mengganti pengaturan mesin, dan sasis. Sedangkan untuk mode Classic, itu adalah mode standar, dimana semuanya diposisikan seperti di mobil konvensional.

Terdiri dari 3 pilihan Driving Mode, yakni AD, Dynamic, dan Classic, Symbioz siap menyuguhkan perubahan nuansa kabin sesuai Driving Mode pilihan Anda secara otomatis.

Jika Anda ingin membiarkan mobil melakukan semua tugas mengemudi, Anda dapat bersantai dan merasakan pengalaman virtual reality yang disuguhkan oleh Symbioz. Cukup pakai helm dan anda siap merasakan perjalanan virtual. Penting untuk dicatat bahwa sistem ini memastikan untuk mereproduksi kecepatan, medan yang ditempuh, posisi di jalan serta kendaraan sekitarnya secara real time sehingga anda tetap nyaman.

Menurut Renault, Symbioz ini dikembangkan bersamaan disamping mobil konsep, dengan mitranya seperti LG dan Ubisoft yang menyediakan kebutuhan teknis mobil. Langkah selanjutnya, dipersembahkan untuk French automaker yang akan menampilkan salah satu dari dua mobil otonom di tahun 2019. Sementara model Level 4 disiapkan untuk tahun 2022, sambil menunggu keputusan pemerintah mengenai peraturannya.

artikel terkait: Rahasia Dibalik Cadillac One Donald Trump

10 pemikiran di “Renault Symbioz, Representasi Mobilitas Masa Depan”

Tinggalkan sebuah komentar