Tips Aman untuk Hijabers yang Naik Motor dengan Nyaman

Tips Aman untuk Hijabers yang Naik Motor dengan Nyaman- Urusan berkendara motor bukan hanya dapat dilakukan oleh laki-laki. Pasalnya, kini semakin banyak perempuan yang mengendari motor sendiri ketika bepergian, termasuk para hijabers (pemakai hijab). Sayangnya, semakin banyak pula kecelakaan yang dialami oleh hijabers karena kurang hati-hati dalam memperhatikan hijab yang dipakai. Maksudnya adalah, banyak kecelakaan yang terjadi karena hijab yang panjang terbelit rantai atau pakaian yang terlalu panjang.

Menggunakan hijab dan pakaian panjang bukanlah suatu hamabatan sebenarnya dalam berkendara. Hanya saja, memang perlu waspada ekstra sebelum berkendara untuk memastikan apakah hijab atau pakaiannya sudah aman atau belum. Untuk itu, berikut kami berikan tips agar hijabers aman dan nyaman dalam mengendarai sepeda motor.

1. Gunakan Motor Skutik

Kalau bisa, gunakan motor skutik, bukan bebek. Kebanyakan kecelakaan yang terjadi dikarenakan hijab menggulung tersangkut gir rantai. Sehingga, disarankan untuk memakai skutik karena adanya cover depan pada motor skutik. Cover depan tersebut dapat meminimalisir hembusan angin dan juga tidak mempunyai gir bergerigi. Selain itu juga kepraktisan yang ditawarkan seperti gas dan rem saja membuat Hijabers akan merasa lebih nyaman.

2. Cek Ulang sebelum Berkendara

Hal yang sangat penting yang sering disepelekan adalah mengecek ulang sebelum berkendara. Hijabers harus mengecek hijab dan pakaian ketika akan berkendara untuk memastikan tidak menjuntai. Untuk mengatasinya, OtoFreakers bisa menduduki hijab yang terlalu panjang, atau apabila pakaiannya terlalu panjang bisa dilipat sedikit. Intinya adalah pastikan jangan sampai menjuntai karena ini sangat berbahaya.

3. Pastikan Kendaraan Aman

Jika OtoFreakers tidak memiliki motor skutik dan terpaksa memakai motor bebek, pastikan ada cover untuk gear dan rantai agar tidak tersangkut nantinya. Sering-sering pula melirik spion untuk melihat kondisi hijab dan juga kondisi belakang. Apabila ketika mengendarai hijab sudah terlihat menjuntai, segera atur posisi lagi agar aman. Selain itu, atur kecepatan berkendara agar tidak terlalu kencang, usahakan maksimal 40Km/J saja. Dengan mengatur kecepatan tersebut, juga menghindari resiko jilbab menjuntai nantinya.

Nah, demikian tips aman untuk Hijabers ketika mengendarai motor. Hal-hal penting tersebut bukan hanya berlaku untuk pengendara, untuk yang membonceng pun sama. Bagi yang membonceng pun harus hati-hati apalagi jika memakai hijab panjang. Tanpa disadari pebonceng lebih dekat denag gear ban, sehingga berbahaya juga jika hijabnya menjuntai. Hati-hati ya!

Untuk mendapatkan tips-tips lainnya, silakan klik di sini!