Yamaha RX-King Dari Masa Ke Masa & Spesifikasi Indonesia Review 2017

Yamaha RX King

Yamaha RX-King Dari Masa Ke Masa & Spesifikasi Indonesia Review 2017 – Ngomong-ngomong soal motor jadul, ga lengkap rasanya kalo sobat freakers gak bahas Yamaha RX-King. Motor yang sempat booming di era 80-an ini merupakan penerus dari Yamaha RX-K 135 yang mendarat ke Tanah Air lewat jalur CBU. Mungkin kehadiran Yamaha RX-K 135 ini kurang diminati di pangsa Tanah Air, makanya produksinya hanya berlangsung selama 3 tahun dan digantikan oleh RX-King pada tahun 1983.

baca juga: Honda CRF 250R Indonesia Review 2017

Selain itu, Yamaha RX-king ini tidak serta merta langsung diboyong ke Indonesia nih sobat freakers, melainkan melewati beragam proses survey dan riset mulai dari ujung Sumatera, Jawa dan beberapa daerah lainnya. Nah, berdasarkan riset yang dilakukan oleh Yamaha tersebut, didapatlah hasil bahwa mayoritas masyrakat Indonesia mengidamkan motor sport yang gagah, irit, namun tetap memiliki kecepatan dan kekuatan mesin yang bandel. Dengan begitu, terciptalah Yamaha RX King 135 ini yang dikhususkan Yamaha untuk pasar Negeri ini

Yamaha RX-King Dari Masa Ke Masa & Spesifikasi Indonesia Review 2017

Yamaha RX-KingMotor yang memboyong mesin 2 tak ini merupakan legenda motor sport Yamaha yang mendulang kesuksesan dan popularitas dari tahun 80-an sampai akhir tahun 90-an. Disamping lajunya yang cepat, desain yang diusung si RX-King pada saat itu merepresentasikan jiwa muda yang keren nan gagah pada masanya.

Yamaha RX-KingYamaha RX King merupakan salah satu legenda motor sport 2 tak Yamaha yang paling sukses. Pernah booming antara tahun 80an hingga 90an akhir. Selain larinya yang cukup kencang, bodi RX King saat itu dianggap mewakili jiwa muda, keren dan gagah. Meski sempat dijuluki sebagai motor jambret karena lajunya yang cepat dan mesinnya yang bandel, sehingga RX King sering disalahgunakan untuk melancarkan aksi kejahatan.

baca juga: Honda Vario 150 vs Yamaha Nmax 150 Indonesia Review 2017

sebagai bentuk penyempurnaan dari Yamaha RX-K 135, motor gahar ini dibekali dengan penambahan YEIS (Yamaha Energy Induction System) yang membuat RX King lebih irit bahan bakar sekitar 15 persen dari RX-K meskipun cc-nya sama. Selain itu. Dengan diterapkannya Yamaha Computerized Lubrication System (YCLS) membuat RX King semakin bertenaga hingga mampu memuntahkan 5000 Rpm.

Yamaha RX-King Cobra

Yamaha RX KingProduksi dari RX-King ini terbagi atas 3 generasi. Generasi pertama, Yamaha RX King atau yang dikenal sebagai King Cobra, dijuluki Cobra karena stangnya berbentuk seperti leher ular kobra. Model kobra ini diproduksi sejak tahun 1983-1991, dengan dengan kode mesin Y1 dan Y2. Mesin tersebut diimport langsung mentah-mentah dari Jepang, tetapi untuk body, rangka, dan lain-lainnya dirakit dan dibuat di Indonesia. Kemudian, generasi kedua dikenal sebagai King Master, dengan kode blok mesin Y1-74, konon y1-74 ini merupakan produksi Yamaha Pulogadung Jakarta. Model ini diproduksi antara tahun 1992-2001. Masih sama dengan model King Master, hanya saja mulai tahun sekitar 1997 footsep belakangnya mulai dipindahkan. Alias tidak lagi menempel di swing arm nih sobat freakers. Sementara generasi ketiga mulai 2002 disebut dengan New King, King generasi paling muda ini sudah memenuhi standart EURO. Jadi, hasil gas buang emisinya tidak sebanyak pendahulunya karena knalpot dilengkapi catalic converter. Selain itu, desain bodi yang diusungnya pun, semakin modern dengan lampu berbentuk bulat seperti seniornya, Yamaha RX-100. Namun lebih modern modelnya cenderung mirip vixion lama. Akan tetapi, produksinya dihentikan sejak 2008 silam.

baca juga: Supra X 125 F1 2017 Indonesia Review

Spesifikasi Yamaha RX-King

Ngomong-ngomong soal spesifikasi nih sobat freakers, RX king ini mempunyai mesin 2 tak berkapasitas 132 cc dan berpendingin udara. Sedangkan, perbandingan kompresinya 6,9 : 1, dengan diameter silinder 58,0 mm dan stroke sepanjang 50 mm. selain itu, Transmisi memiliki 5 speed dengan disokong kopling manual basah dengan multiplat. Hadir pula pengatur bahan bakar menggunakan Mikuni VM26. Sementara untuk pengapian RX King sudah mengaplikasikan AC-CDI. Dengan spesifikasi dapur pacu demikian, Yamaha RX King mampu memuntahkan tenaga maksimum 18,5 PS/9.000 RPM dengan torsi puncak 1.54 KGF.M/8.000 RPM.

Yamaha RX-KingMenyoal dimensinya, Yamaha RX King ini berdimensi 1970 x 735 x 1065 mm. Sedangkan, jarak sumbu rodanya mencapai 1245 mm. Menggunakan rangka Double Cradle, dengan kapasitas tangki mencapai 9,5 Liter berat kosong RX King termasuk ringan untuk motor sport, yakni 100 kg. untuk suspensi depan menggunakan teleskopik dan belakang double sokbreaker untuk menopang swing arm. Selain itu, Yamaha RX King ini menggunakan roda berdiameter 18 inch, dengan dibungkus ban berukuran 2.75-18-4 PR untuk depan dan 3.00-18-4 PR untuk roda belakang. Untuk sistem pengeremannya, menggunakan cakram dengan caliper 2 piston (sebelum tahun 95 hanya 1 piston). Sedangkan rem belakang masih menggunakan rem tromol.

Yamaha RX-KingAlasan dibalik King Cobra lebih dicari daripada King Master keatas, karena beredar gossip bahwa blok mesin bertuliskan Yamaha Pulogadung (YP) kualitasnya tidak sebagus Y1-Y4. Alasan lainnya, krena RX-King mesinnya buatan Indonesia. Selain itu, desainnya abadi dan tetap diminati pecinta otomotif jadul. Ditambah lagi, salah satu ciri khas yang tidak pernah berubah, yakni bentuk tangki, box aki, serta bagian jok. Uniknya lagi, sampai sekarang si ‘King’ ini masih sangat diminati. Harga bekasnya pun terus melambung tinggi saja. Apalagi jika kondisinya masih mulus. Harga RX-King bekas masih tinggi-tingginya dan konon katanya sudah masuk taraf di luar nalar manusia di beberapa daerah.

RX-King New 2000an

Nah untuk RX-King New alias yang teranyar ini ada cerita unik nih sobat freakers, banyak orang awam menyebut ini RX-King 4-tak jika berpapasan di jalan. Pasalnya, asap buangannya hampir tak terlihat dari knalpotnya.
Nah, jadi gimana nih sobat freakers, apakah info yang kami berikan ini sudah menjawab kegundahan sobat freakers selama ini? Jadi ntar malem bisa bobo nyenyak dong ya…

Yamaha RX-KingItulah kejayaan RX-King dan regenerasinya dari masa ke masa, yang cenderung minim perubahan tapi tetap diminati karena powernya yang W O W. Generasi RX-King di era 4-tak ini kemudian dilanjutkan oleh Yamaha Scorpio 225. Namun. sayangnya peminat scorpio kurang banyak, dan generasi raja motorsport dari Yamaha kini dilanjutkan ke Yamaha Vixion. Memang, powernya tak seganas RX-King dan Pio tapi unggul di desain yang lebih ciamik.

artikel terkait: Honda BeAT vs Honda Vario Indonesia Review 2017

11 pemikiran di “Yamaha RX-King Dari Masa Ke Masa & Spesifikasi Indonesia Review 2017”

Tinggalkan sebuah komentar